Bandung — Babinsa Desa Panenjoan, Serda Riki Kurniawan, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan di Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (03/07/2026).
Kegiatan Komsos tersebut dilaksanakan sebagai upaya mempererat silaturahmi antara Babinsa dengan masyarakat sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di lingkungan desa.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Riki Kurniawan berdialog langsung dengan warga binaan terkait berbagai persoalan keamanan lingkungan, mulai dari pentingnya ronda malam, kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, hingga penguatan komunikasi antara warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat kewilayahan.
Perwakilan warga binaan yang juga Ketua MUI Desa Panenjoan, Ustadz Arrozi Kartawinata, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang terus aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu dekat dengan warga. Kegiatan seperti ini penting karena keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat, ” ujar Ustadz Arrozi Kartawinata.
Ia menambahkan, peran tokoh agama dan masyarakat sangat penting dalam membantu menciptakan suasana desa yang aman, tertib, dan harmonis.
“Kami siap bersinergi dengan Babinsa, pemerintah desa, dan seluruh unsur masyarakat untuk menjaga Panenjoan tetap kondusif. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan di lingkungan bisa dicegah sejak dini, ” tambahnya.
Babinsa Desa Panenjoan, Serda Riki Kurniawan, mengatakan bahwa Komsos merupakan sarana penting bagi Babinsa untuk mengetahui kondisi wilayah binaan secara langsung.
“Melalui Komsos ini, kami dapat mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kondisi yang berkembang di tengah masyarakat. Keamanan lingkungan akan terjaga apabila warga saling peduli, aktif berkomunikasi, dan bersama-sama menjaga ketertiban, ” ungkap Serda Riki.
Ia juga mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada aparat terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan kembali budaya ronda, dan memperkuat kepedulian sosial. Babinsa akan selalu hadir mendampingi warga dalam menjaga keamanan wilayah, ” katanya.
Sementara itu, Danramil 2402/Cicalengka, Kapt Inf. Sumarna Chaerul, menyampaikan bahwa kegiatan Komsos yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari pembinaan teritorial di wilayah.
“Komsos adalah salah satu cara efektif bagi Babinsa untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang intensif, potensi persoalan di wilayah dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi bersama, ” ujar Kapt Inf. Sumarna Chaerul.
Ia menegaskan bahwa Koramil 2402/Cicalengka akan terus mendorong seluruh Babinsa untuk aktif hadir di tengah masyarakat.
“Kami berharap sinergi antara Babinsa, warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa semakin kuat. Kamtibmas yang kondusif akan mendukung aktivitas masyarakat serta pembangunan desa, ” tegasnya.
Komandan Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav. Samto Betah, S.Hub.Int., mengapresiasi kegiatan Komsos yang dilaksanakan jajaran Babinsa di wilayah.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu menjaga stabilitas wilayah. Komsos menjadi ruang dialog untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, ” tutur Letkol Kav. Samto Betah.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban lingkungan harus dibangun melalui kerja sama semua pihak.
“TNI tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan partisipasi aktif masyarakat agar setiap potensi gangguan dapat dicegah sejak awal. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dijaga, ” ujarnya.
Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M., menilai kegiatan Komsos memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan wilayah.
“Babinsa merupakan ujung tombak satuan kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui Komsos, Babinsa dapat membangun kepercayaan, memperkuat sinergi, dan menjaga stabilitas sosial di wilayah binaan, ” kata Kolonel Inf. Dadi Sutandi.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas lingkungan.
“Kamtibmas yang baik lahir dari kesadaran bersama. Ketika warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat kewilayahan kompak, maka desa akan semakin aman, tertib, dan harmonis, ” ujarnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa kegiatan pembinaan teritorial melalui Komsos harus terus diperkuat sebagai bagian dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TNI lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat. Karena itu, Babinsa harus senantiasa hadir, mendengar, membantu, dan menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah binaannya, ” tegas Mayjen TNI Kosasih.
Pangdam juga menekankan bahwa keamanan lingkungan merupakan fondasi penting dalam mendukung kehidupan masyarakat yang damai dan produktif.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga harus terus dijaga. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif demi kesejahteraan masyarakat, ” pungkasnya.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat Desa Panenjoan semakin solid, sehingga upaya menjaga kamtibmas dapat berjalan lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Updates.